Foto: Ilustrasi tambang menggunakan ponton beroperasi di kawasan DAS. (net)
TJI,BANGKABELITUNG – Asiang warga Desa Rebo, Kota Sungailiat selaku pihak yang disebut-sebut dalam salah satu media online sebagai pengurus tambang ilegal di kawasan daerah aliran sungai (DAS), Lingkungan Nelayan II, Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kep Bangka Belitung terkait kecelakaan tambang, Senin (1/12/2025) siang hingga Nanda (23) warga Gusung Nelayan II, Sungailiat mengalami kecelakaan saat sedang bekerja di atas ponton tambang.
Menanggapi pemberitaan tersebut, Asiang justru membantah terkait tudingan miring yang menyebut dirinya selaku pengurus tambang ilegal di kawasan DAS Nelayan II, Sungailiat dan korban (Nanda) tanpa melakukan konfirmasi langsung kepada dirinya.
“Apalagi dalam berita itu bahwa korban (Nanda – red) seolah-olah di hari kejadian dia bekerja nambang di lokasi itu dibawah naungan saya. Jelas-jelas tudingan itu tidak benar,” terang Asiang kepada wartawan, Selasa (2/12/2025) malam di Sungailiat.
Akibat pemberitaan miring itu Asiang mengaku nama baiknya merasa tercoreng. Kendati begitu, Asiang kembali menegaskan jika Nanda sebelumnya memang sempat ikut bekerja dengannya dan itu sudah berlangsung cukup lama.
Akan tetapi setelah dia tak bekerja dengannya, Asiang mengaku ia pun tak mengetahui kabar Nanda bekerja tambang dengan siapa.
Di lain pihak, salah seorang keluarga korban (Nanda), Andi Agus mengatakan hal serupa terkait kabar dalam pemberitaan sebelumnya menyebutkan jika saat kejadian kecelakaan tambang di lokasi DAS Nelayan II, Nanda bekerja tambang di lokasi itu dibawah naungan Asiang. Namun kabar tersebut dibantah pula oleh Andi.
“Jadi begini saya keluarga korban (Nanda – red). Informasi yang saya dapat bahwa Nanda itu saat kejadian bekerja tambang di lokasi itu dia ikut di ponton Adi dan bukan ikut Asiang,” ungkap Andi Agus saat ditemui media di RS Medika Stania Sungailiat, Selasa (2/11/2025) malam.
Informasi lain berhasil dihimpun tim media di lapangan menyebutkan jika aktifitas tambang ilegal di kawasan DAS Nelayan II Sungailiat tanpa dikoordinir oleh oknum namun diduga aktifitas tambang ilegal di lokasi tersebut berjalan secara individu.
Sekedar diketahui, kejadian laka tambang tersebut, Senin (1/12/2025) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelum kejadian, korban bersama dua orang rekannya saat itu sedang berada di atas ponton milik Adi, dan mereka memang terlihat sedang sibuk memeriksa kondisi mesin tanah sebelum melakukan aktivfitas tambang di lokasi DAS Nelayan II, Sungailiat.
Namun entah apa sebabnya, seketika itu pula tiba-tiba Nanda mengalami kecelakaan hingga salah satu pergelangan tangannya mengalami hal yang tak diinginkan. dan kini Nanda dikabarkan menjalani perawatan medis di RS Medika Stania, Sungailiat. ***** (RMN//TjI/tim)
Asiang Bantah Dirinya Pengurus Tambang Di DAS Nelayan II Sungailiat


